Agenda SSB (Seminar Sambil Berlayar) dari Sorong ke Raja Ampat

0
380

Pengurus ASPENSI (Asosiasi Sarjana Pendidikan Sejarah Indonesia) di Bandung bekerjasama dengan STAIN (Sekolah Tinggi Agama Islam) di Sorong akan mengadakan kegiatan SSB (Seminar Sambil Berlayar) dari Sorong ke Raja Ampat di Papua Barat, Indonesia, pada hari Senin hingga Jum’at, tanggal 10-14 Juli 2017. Kegiatan ini akan diikuti oleh para Dosen dan Guru dari tiga negara IMB, yaitu: Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam.

Dr. Ismail Suardi Wekke, yang betindak selaku Ketua Panitia dan Dosen Senior di STAIN Sorong, menyatakan bahwa kegiatan SSB akan diikuti oleh sekitar 50 orang. Peserta akan melakukan FGD (Focus Group Discussion) dan berlayar mengunjungi tempat-tempat bersejarah, pariwisata, dan kuliner khas Papua Barat. Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari para Pimpinan di Papua Barat, seperti Rektor STAIN Sorong, Rektor Universitas YAPIS (Yayasan Pendidikan Islam) Papua Barat, Ketua STKIP (Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Muhammadiyah di Sorong, Walikota dan Bupati Sorong, serta Bupati Raja Ampat. Salah satu bantuan yang mereka berikan adalah dalam bentuk Jamuan Makan Malam kepada para peserta SSB.

Dalam kegiatan FGD juga akan didahului oleh Keynote Speaker dari tiga negara, yaitu: Prof. Dr. Haji Endang Komara, Dosen dari STKIP (Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Pasundan di Cimahi, Indonesia; Assoc. Prof. Dr. Ismail Ali, Dosen dari UMS (Universiti Malaysia Sabah) di Kota Kinabalu, Malaysia; dan Assoc. Prof. Ampuan Dr. Haji Brahim bin Ampuan Haji Tengah, Dosen dari UBD (Universiti Brunei Darussalam) di Bandar Seri Begawan, Negara Brunei Darussalam. Makalah-makalah yang disajikan dalam FGD dan lolos reviu bisa diterbitkan dalam jurnal-jurnal yang dikelola oleh Pengurus ASPENSI di Bandung, baik secara cetak maupun online.

Sementara itu, Andi Suwirta, M.Hum., selaku Ketua Umum ASPENSI dan Dosen Senior UPI (Universitas Pendidikan Indonesia) di Bandung, menyatakan bahwa kegiatan SSB ini merupakan kelanjutan dari kegiatan MSB (Melawat Sambil Belajar) ke Kampus UMS (Universiti Malaysia Sabah) dan Muzium Negeri Sabah di Kota Kinabalu, yang telah menghasilkan bentuk kerjasama dalam bentuk Forum BRIMAN (Brunei, Indonesia, Malaysia Academic Network).

“BRIMAN ini tujuan utama adanya sharing and caring di seputar masalah akademik bagi para Dosen dan Guru di tiga negara khususnya dan Asia Tenggara umumnya, sesuai dengan motto ASEAN”, kata Andi Suwirta, yang juga pengelola jurnal-jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Minda Masagi Press milik ASPENSI di Bandung.

Lebih lanjut dikatakan bahwa program-program seperti MSB dan SSB ini akan terus diagendakan pada tahun-tahun berikutnya agar silarurahim akademik diantara para Dosen dan Guru di tiga negara itu semakin erat dan insha Allah barokah bagi pengembangan kerjasama yang positif dalam bidang akademik, demikian Andi Suwirta mengakhiri pembicaraan. [MAS]

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here