Redaksi Jurnal SOSIOHUMANIKA Terima Sertifikat Akreditasi dari Dikti

5
873

Redaksi SOSIOHUMANIKA: Jurnal Pendidikan Sains Sosial dan Kemanusiaan akhirnya secara resmi menerima Sertifikat Akreditasi Jurnal dari Ditjendikti Kemdikbud RI (Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia) pada hari Kamis, 7 November 2013. Sertifikat Akreditasi tersebut ditandatangani langsung oleh Direktur DP2M (Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat) Ditjendikti Kemdikbud RI, Prof. Dr. Agus Subekti, atas nama Direktur Jenderal Dikti Kemdikbud RI.

Dalam siaran persnya, Prof. Dr. A. Rasyid Asba, Anggota Redaksi Pakar Jurnal SOSIOHUMANIKA dan Anggota Dewan Pakar ASPENSI (Asosiasi Sarjana Pendidikan Sejarah Indonesia) di Bandung, menyatakan bahwa pihak Redaksi sangat gembira dan bersyukur kepada Allah SWT (Subhanahu Wa-Ta’ala) atas prestasi yang telah diraih oleh jurnal SOSIOHUMANIKA.

“Kami harus berjuang dari awal dan memerlukan waktu 5 tahun agar jurnal SOSIOHUMANIKA ini bisa terakreditasi oleh Dikti”, kata Rasyid seraya menambahkan bahwa proses menuju hasil akreditasi itu tidaklah mudah, diperlukan kerja keras, semangat, dan komitmen semua jajaran Redaksi.

sertifikat akreditasi sosiohumanikaSebagaimana diketahui bahwa jurnal SOSIOHUMANIKA mulai diterbitkan pada tanggal 20 Mei 2008. Pada tahun 2010, setelah tiga tahun terbit, jurnal SOSIOHUMANIKA mencoba mengajukan proses akreditasi ke Ditjendikti, tapi belum berhasil karena masih banyak kekurangan di sana-sini. Setelah dua tahun terbit kemudian, pada tahun 2012, jurnal ini mengajukan proses akreditasi kembali dan alhamdulillah hasilnya cukup baik, dengan nilai akreditasi B.

“Mudah-mudahan hasil akreditasi ini bisa dipertahankan, bahkan ditingkatkan, selama 5 tahun ke depan. Dengan hasil akreditasi ini juga bukan berarti jajaran Redaksi bisa berleha-leha dan santai dalam bekerja, sebab kalau dalam proses editing, penerbitan, dan tulisan-tulisan yang dimuat kemudian mengalami degradasi secara kualitas, maka hasil akreditasi ini bisa sewaktu-waktu dicabut kembali oleh pihak Ditjendikti Kemdikbud RI”, kata Rasyid, yang juga Profesor Sejarah dari UNHAS (Universitas Hasanuddin) di Makassar, Sulawesi Selatan ini.

Usaha untuk meningkatkan kualitas artikel dalam jurnal dan membangun jejaring agar diseminasi jurnal ini tersebar luas, terus dilakukan oleh Pengurus ASPENSI di Bandung. Salah satunya adalah dengan mendirikan badan penerbitan milik ASPENSI, namanya Minda Masagi Press. Semua jurnal yang dikelola oleh ASPENSI akan diterbitkan oleh Minda Masagi Press. Badan penerbitan milik ASPENSI ini kemudian membangun kerjasama dengan institusi pendidikan tinggi, baik di dalam maupun di luar negeri, untuk memenej penerbitan jurnal-jurnal ilmiah yang dimiliki oleh ASPENSI di Bandung.

Seperti halnya jurnal SOSIOHUMANIKA ini. Mulai edisi Mei 2014, jurnal ini akan diterbitkan atas kerjasama antara Minda Masagi Press dengan UMS-KAL (Universiti Malaysia Sabah – Kampus Antarabangsa Labuan) di Malaysia dan Laboratorium Sejarah, Jurusan Ilmu Sejarah, Fakultas Ilmu Budaya UNHAS di Makassar, Indonesia. Dengan kerjasama ini diharapkan jurnal SOSIOHUMANIKA akan mampu mengatasi masalah-masalah mendasar yang menjadi kendala bagi penerbitan berkala ilmiah di Indonesia, yaitu: (1) kekurangan naskah yang bermutu dari berbagai lembaga dan negara; (2) kekurangan modal dan biaya penerbitan; serta (3) kekurangan sumber daya manusia yang cakap dan tekun dalam mengelola jurnal.

Rencananya, acara penandatangan MoA (Memorandum of Agreement) oleh pihak-pihak yang bekerjasama dalam penerbitan jurnal SOSIOHUMANIKA itu akan dilaksanakan pada hari Jum’at, tanggal 27 Desember 2013 di Bandung. Selain acara penandatanganan MoA, juga ditandai dengan Pelantikan Pengurus ASPENSI periode 2013-2018, serta Rountable Conference (Seminar Meja Bundar) tentang Kajian Sejarah dan Pendidikan Sejarah dengan menampilkan dua orang pembicara utama, yaitu: (1) Prof. Madya Dr. Ismail Ali dari UMS-KAL Malaysia, yang akan menyajikan makalahnya tentang “Pembudayaan Perahu Bercadik di Nusantara”; dan (2) Dr. Suryadi Mappangara dari Jurusan Ilmu Sejarah UNHAS Makassar, yang akan mendiskusikan “Isu-isu Kontroversial dalam Kajian Sejarah dan Pendidikan Sejarah di Indonesia”.

Kepada semua anggota ASPENSI, pemerhati Sejarah dan Pendidikan Sejarah, serta para pengelola berkala ilmiah di Indonesia diharapkan kehadirannya dalam acara tersebut. Informasi ini sekaligus sebagai pemberitahuan awal, sebelum surat undangan resmi akan disampaikan oleh Panitia nanti. [MAS]

SHARE

5 COMMENTS

  1. Yth. Pa Andi.
    Saya Wahyu Hidayat dari STKIP Siliwangi Bandung.

    Institusi Saya ingin berlangganan jurnal sosiohumanika bagaimana??
    No pa Andi hilang, dikarenakan saya mengganti Handphone dan lupa di pindahkan.
    mohon balasannya.

    • Hatur nuhun pak Wahyu kana kintunan bewara ngalangkungan surat elektronik ieu.

      Ngeunaan langganan jurnal SOSIOHUMANIKA, mangga kintun bae waragadna, nyaeta IDR 250,000 per tahun, sareng ditransfer ka:

      Nami bank: Bank BTN KC Bandung Timur.
      Atas nami: ASPENSI
      Nomer rekening: 00602.01.30.000002.9.

      Mangga kintun oge CV lengkep pak Wahyu, kalebet foto, kanggo muatkeuneun dina website ASPENSI, wireh pihak bapak atanapi STKIP Siliwangi Bandung parantos ngalanggan ieu jurnal.

      Hatur nuhun and cag!

  2. Yth. Kang Andi

    Assalamu’alaikum,,,,

    Saya sudah menyiapkan artikel mohon informasi peluang penerbitannya utk tahun 2016?

    hatur nuhun

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here