Memorandum of Agreement antara ASPENSI dan UVRI dalam Penerbitan Jurnal Internasional TAWARIKH

0
109

Pada hari Selasa, 27 Desember 2011, telah dilaksanakan acara penandatanganan MoA (Memorandum of Agreement) antara pihak ASPENSI (Asosiasi Sarjana Pendidikan Sejarah Indonesia) di Bandung dengan pihak UVRI (Universitas Veteran Republik Indonesia) di Makassar. Penandatanganan ini langsung dilakukan oleh Ketua Umum ASPENSI, Andi Suwirta, M.Hum., dengan Rektor UVRI, Dr. H. Syamsu A. Kamaruddin, dalam Acara Dies Natalis ke-52 dan Wisuda Sarjana UVRI Makassar Tahun 2011 di Gedung Celebes Center, Makassar, Sulawesi Selatan.

Dalam sambutannya, Rektor UVRI antara lain menyatakan bahwa kerjasama ini diharapkan bisa dijadikan wahana pembelajaran bagi civitas akademika UVRI yang berkenaan dengan manajemen penerbitan jurnal ilmiah. Semoga pula kerjasama ini membawa manfaat yang besar bagi UVRI Makassar khususnya dan perguruan tinggi di Sulawesi Selatan umumnya.

Sementara itu, Ketua Umum ASPENSI dalam sambutannya, secara tertulis, menyatakan sebagai berikut:

“Hari ini, Selasa, 27 Desember 2011, merupakan hari yang bersejarah bagi kami, Pengurus ASPENSI di Bandung, karena pada hari ini kami tidak hanya dapat bersilaturahmi dengan pimpinan dan civitas akademika UVRI di Makassar, tetapi juga pada hari ini akan ditandatangani MoA (Memorandum of Agreement) antara UVRI dan ASPENSI tentang kerjasama penerbitan jurnal ilmiah yang bertaraf internasional, yaitu TAWARIKH, untuk periode 3 tahun mendatang.

Sebagaimana dimaklumi bahwa ASPENSI, yang didirikan pada tanggal 20 Mei 2006 di Bandung, adalah merupakan organisasi profesi bagi para sejarawan dan pendidik sejarah, serta bagi para akademisi lain yang meminati sejarah dan pendidikan sejarah. Sejak didirikan, ASPENSI bertekad untuk berkiprah di bidang penelitian, penerbitan, pendidikan dan pelatihan, seminar dan lokakarya, sosialisasi dan advokasi, serta kegiatan akademik lainnya.

Khusus di bidang penerbitan, ASPENSI hingga kini telah berhasil menerbitkan 4 buah jurnal ilmiah yang dikelola secara professional dan berkesinambungan. Keempat jurnal tersebut adalah:

Pertama, SOSIOHUMANIKA: Jurnal Pendidikan Sains Sosial dan Kemanusiaan. Jurnal yang bertaraf nasional dan regional Asia Tenggara ini diterbitkan setiap bulan Mei dan November, dan kini tengah menunggu hasil proses akreditasi dari Ditjendikti Kemdikbud RI serta sedang direview oleh lembaga SCOPUS di Singapore agar menjadi jurnal yang bertaraf ICI (International Citation Index). Jurnal ini sejak tahun 2008-2011 bekerjasama dengan pihak UMS (Universiti Malaysia Sabah) di Kota Kinabalu dan pihak UNIPA (Universitas PGRI Adibuana) di Surabaya.

Kedua, EDUCARE: International Journal for Educational Studies. Jurnal yang bertaraf internasional ini diterbitkan setiap bulan Februari dan Agustus, dan kini tengah menunggu hasil proses akreditasi dari Ditjendikti Kemdikbud RI serta sedang direview juga oleh lembaga SCOPUS di Singapore agar menjadi jurnal yang bertaraf ICI (International Citation Index). Jurnal ini sejak tahun 2008-2010 bekerjasama dengan pihak UMP (Universitas Muhammadiyah Purwokerto) dan insya Allah akan dilanjutkan lagi kerjasama ini untuk 3 tahun ke depan, yaitu 2011-2013 dengan pihak UMP.

Ketiga, TAWARIKH: International Journal for Historical Studies. Jurnal yang bertaraf internasional ini diterbitkan setiap bulan April dan Oktober, dan kini baru memasuki tahun ke-3 Nomor 5, yang tentunya jika sudah nomor 6 (April 2012) akan segera diajukan proses akreditasinya ke Ditjendikti Kemdikbud RI serta ke lembaga SCOPUS di Singapore agar menjadi jurnal yang bertaraf ICI (International Citation Index). Jurnal ini insya Allah akan bekerjasama dengan UVRI di Makassar untuk periode 2012-2014.

Dan last but not least, adalah ATIKAN: Jurnal Kajian Pendidikan. Jurnal yang bertaraf nasional dan regional Asia Tenggara ini diterbitkan setiap bulan Juni dan Desember, dan baru terbit nomor perdana pada bulan Juni 2011 yang lalu dan nomor 2 pada bulan Desember 2011 ini. Jika sudah berjalan 3 tahun, juga akan diajukan juga proses akreditasinya ke Ditjendikti Kemdikbud RI serta ke lembaga SCOPUS di Singapore agar menjadi jurnal yang bertaraf ICI (International Citation Index). Jurnal ini belum ada kerjasama dengan lembaga manapun.

Sesuai dengan kebijakan Ditjendikti Kemdikbud RI bahwa jurnal ilmiah sebaiknya diterbitkan oleh organisasi profesi. Hal ini dilakukan agar kendala-kendala yang selama ini dihadapi dalam penerbitan jurnal ilmiah, yaitu: (1) kesulitan mendapatkan naskah, (2) kekurangan biaya penerbitan, dan (3) keterbatasan SDM pengelola jurnal yang profesional, dapat diatasi dengan baik. Alhamdulillah, Pengurus ASPENSI memilik Divisi Penelitian dan Pengembangan serta Penerbitan yang solid dan profesional sehingga mampu menerbitkan jurnal ilmiah yang berkualitas dan berkesinambungan hingga sekarang.

Sementara itu, sebuah perguruan tinggi yang baik dan berwibawa secara akademik, tentunya harus memiliki jurnal ilmiah yang terakreditasi, baik secara nasional, regional Asia Tenggara, maupun secara internasional. Jurnal ilmiah akan terakreditasi dengan baik, secara nasional dan internasional, jika (1) terbit secara teratur, (2) penulisnya lintas lembaga dan lintas Negara, (3) para redaksi pakar atau mitra bestarinya juga lintas lembaga dan lintas negara, serta (4) bersifat on line dan memiliki website yang di maintenance dan up date terus-menerus sehingga bisa diakses secara bebas oleh masyarakat akademik, baik secara nasional maupun internasional.

Pihak ASPENSI di Bandung menyambut gembira dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada pihak UVRI, khususnya kepada Bapak Rektor dan umumnya kepada civitas akademika UVRI, atas keinginannnya untuk melakukan kerjasama penerbitan jurnal internasional TAWARIKH. Kami yakin, nama UVRI akan mulai dikenal di tingkat nasional, regional Asia Tenggara, dan bahkan internasional, dengan adanya penerbitan jurnal TAWARIKH ini. Hal itu terjadi karena proses diseminasi jurnal dan kewajiban pasca terbit kami lakukan dengan baik, tidak hanya kepada lembaga-lembaga tetapi juga kepada tokoh-tokoh yang dinilai penting untuk mengetahui keberadaan jurnal kita.

Jurnal TAWARIKH sendiri, sejak awal penerbitannya pada tanggal 28 Oktober 2009, didesain untuk menjadi jurnal yang bertaraf internasional. Hal itu dibuktikan dengan menerbitkan artikel-artikel yang berasal dari berbagai negara dan lintas lembaga di dunia. Begitu juga dengan para anggota Redaksi dan Redaksi Pakarnya berasal dari berbagai negara dan lintas lembaga. Saya sendiri, sebagai Managing Editor, dibantu oleh anggota Redaksi dari berbagai lembaga dan negara, termasuk nanti juga anggota-anggota Redaksi dari UVRI.

Satu catatan penting agar jurnal TAWARIKH bisa terkenal adalah agar bapak/ibu juga sering membuka dan mengunduh informasi tentang jurnal kita di: www.tawarikh-journal.com atau juga di: www.aspensi.com Sebab, menurut pihak SCOPUS di Singapore, “notorious journal is depend on how many people to search and access it, so that this journal is easy to down load in anytime and anywhere”.

Karena itu saya mengajak Bapak/Ibu untuk sering-sering membuka website jurnal TAWARIKH kita nantinya, dimana di website tersebut tidak hanya terpampang foto dan sambutan dari bapak Rektor UVRI, CV para redaksi dari UVRI, dan artikel ilmiah dari para dosen UVRI, tetapi juga agar daftar pengunjung jurnal kita di dunia maya akan terus meningkat sehingga bisa menjadi jurnal yang bertaraf ICI atau International Citation Index.

Akhirnya, pihak ASPENSI di Bandung menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pihak UVRI di Makassar atas sambutan dan penerimaan yang baik dalam rangka kerjasama penerbitan jurnal internasional TAWARIKH ini. Semoga kerjasama ini akan memberikan manfaat kepada kedua belah pihak, dan semoga pula Allah SWT memberikan ridho dan petunjuk-Nya kepada kita sekalian untuk berkiprah di bidang pendidikan sebagai bagian dari ibadah dan amal saleh kita sekalian. Amin”. [MAS]

Rektor UVRI, Dr. H. Syamsu A. Kamaruddin (berjas biru), dalam salah satu acara akademik di Kampus UVRI Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia.

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here